Peran Lembaga Rehabilitasi

pemakai yang sedah di rehabilitasi

Prevalensi Narkoba 1,5 %
Prevalensi narkoba berdasarkan Penelitian Lembaga Litbang UI dan Badan Narkotika Nasional tahun 2009 didapatkan   angka 1,5 persen darim kelompok beresiko tinggi menyalahgunakan narkoba. Tingginya angka prevalensi tersebut antara lain disebabkan karena pelibatan masyarakat dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) belum optimal digalakkan, sehingga diperlukan uapaya upaya intensif dalam mengajak komponen masyarakat dalam programm tersebut.

Undang Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 mengamanatkan bahwa  peran serta masyarakat sebagi subjek dan objek dalam P4GN perlu terus ditingkatkan secara struktural dan fungsional antara lain dengan dilaksanakannya beberapa pertemuan tingkat nasional guna menyamakan visi, misi dan persepsi khususnya ber orientasi pada Program Pencegahan dan Rehabilitasi Penyalahguna narkoba.

Untuk itu BNN, melalu Deputi Rehabilitasi menyelenggarakan Rapat kerja Sinkronisasi dan Sosialisasi Program Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat   di Jakarta tanggal 23 – 25 maret 2011 yang diikuti oleh komponen masyarakat dalam rangka memberikan pemahaman kepada Lembaga Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)  terkait dalam  upaya menyelamatkan bangsa dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

2 Comments (+add yours?)

  1. violetlabelz
    Apr 09, 2011 @ 03:36:40

    like this for this artikel… berguna bgt…

    Reply

  2. Trackback: jcdelaitofmylife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: