Bunga^^

Bunga mawar adalah benda atau sarana untuk mengungkapkan perasaan seseorang. Bunga memiliki banyak sekali arti dan pengertian. Bunga memiliki banyak pula warna yang berbeda jenisnya. Dalam wanita bunga sangat berarti mengungkapkan perasaan yang dirasakan dengan orang tersebut. Setiap warna bunga memiliki arti pula.

 

Klik disini untuk lebih lengkap.

 

7 Negara Penghasil Narkoba Terbesar

Narkoba

1. Afghanistan
Dengan jatuhnya Taliban di tahun 2001, raja obat Afghanistan telah perlahan bekerja dengan cara mereka untuk menjadi produsen top dunia dari opium hari ini. Lebih dari 90% dari opium dunia dihasilkan di negara, sebagian besar dari The Golden Crescent, nama yang diberikan ke daerah Asia pokok produksi opium gelap yang meliputi Afghanistan, Iran dan Pakistan.
Hal ini diyakini bahwa perdagangan opium di Afghanistan berkembang karena pejabat pemerintah Afghanistan yang dikatakan terlibat dalam setidaknya 70 persen dari perdagangan opium di negara ini. Para ahli bahkan mengatakan bahwa lebih dari selusin gubernur provinsi memiliki tangan langsung dalam produksi dan distribusi opium. Tapi salah satu tuduhan paling serius dari keterlibatan pemerintah Afghanistan dalam perdagangan obat negara dibuat oleh Thomas Schweich, Departemen Luar Negeri AS mantan Deputi Utama Asisten Sekretaris Biro Narkotika Internasional dan Penegakan Hukum Negeri.
Dalam sebuah artikel New York Times tanggal 27 Juli 2007, Schweich menuduh bahwa pemerintah Presiden Hamid Karzai melindungi produksi opium. Seserius dugaan tersebut adalah, militer AS, menurut pendapat Schweich’s, melihat ke arah lain dan mengobati perdagangan obat-obatan sebagai tidak penting.

2. Burma (Myanmar)
Burma atau Myanmar merupakan pilar dari Segitiga Emas disebut, salah satu dari dua bidang utama Asia produksi opium gelap yang juga mencakup Laos, Vietnam, dan Thailand. Ini adalah kedua produsen terbesar di dunia opium gelap. Dijalankan oleh sebuah junta militer, pemerintah Birma telah di atas kertas berusaha untuk memberantas produksi opium, namun para pejabat senior telah terus-menerus dilaporkan terlibat dalam perdagangan obat-obatan, dan bahwa uang obat terus tuangkan ke dalam kas pemerintah.
Secara historis, negara telah didominasi oleh lebih besar dari obat tuan hidup, yang paling terkenal dari mereka Khun Sa, alias “The King Opium”. Khun Sa diproduksi sebanyak tiga perempat dari dunia heroin pasokan pada satu titik, dan dikenal karena kekejaman bahwa yang dia DEA julukan “Prince of Death”. Meskipun ia menyerah kepada pemerintah Burma pada 1996 setelah puluhan tahun di bagian atas perdagangan opium ilegal, Khun Sa tidak pernah diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan narkoba, dan dilaporkan hidup dalam kemewahan di Rangoon sampai kematiannya pada tahun 2007.

3. Meksiko
Kita tahu negara memiliki masalah perdagangan narkoba sangat serius ketika salah satu pedagang yang paling dicari perusahaan obat membuat ke daftar Forbes dari orang-orang terkaya di dunia. Joaquin “Shorty” Guzman, pemimpin kartel narkoba Sinaloa di Meksiko, yang baru-baru ini terdaftar oleh Forbes sebagai orang 701 terkaya di dunia dengan kekayaan bersih diperkirakan sebesar $ 1 milyar. Dengan pembongkaran Kolombia Medellín dan kartel Cali, Juarez, Meksiko Sinaloa, Tijuana dan kartel Teluk telah menjadi penyelundup dominan dan distributor grosir kokain Amerika Selatan dan Meksiko-diproduksi ganja , metamfetamin dan heroin. Kartel ini telah tumbuh semakin kaya dan berkuasa selama bertahun-tahun, Dilengkapi dengan peluncur granat, senjata otomatis, body armor, helm Kevlar, kartel ini adalah beberapa kelompok yang paling canggih dan berbahaya penjahat terorganisasi pernah dihadapi oleh pemerintah AS.

4. Colombia
Para Medellin dan kartel Cali, yang telah datang dekat untuk membuat Kolombia sebuah Narco-negara di tahun 1990-an, mungkin tidak lagi ada, tetapi Kolombia tetap top produsen dunia dari kokain , dengan 70% dari Teman koka daun dunia tumbuh di sana, dan sekitar 90 % dari pasar dunia pengolahan kokain. dalam hal jumlah “kuota” memang Negara ini tidak terlalu banyak dibanding negara di atas, namun secara hasil penyebaran kedunia dia menjadi penyebar nomor satu dalam bentuk kokain. organisasi yang paling kuat dalam perdagangan obat terlarang, itu dikatakan menggunakan layanan dari Bela Diri Serikat Pasukan Kolombia (AUC), sebuah organisasi paramiliter sayap kanan, untuk melindungi rute obat kartel nya itu, laboratorium dan para anggota dan asosiasi.

5. Peru
Peru adalah produsen kokain terbesar kedua di dunia, di samping hanya untuk Kolombia. Secara historis, petani Peru telah berkembang koka, bahan baku untuk kokain, sejak sebelum Spanyol dijajah berabad-abad yang lalu. Lebih rumit masalah narkoba Peru adalah kebangkitan dari Shining Path seharusnya tidak aktif, sebuah organisasi gerilya Maois yang perang dengan pemerintah telah merenggut nyawa lebih dari 70.000, sebagai kekuatan utama dalam perdagangan narkoba Peru. Mengambil isyarat dari Kolombia FARC dan AUC, kelompok itu kini sepenuhnya berkembang menjadi sebuah perusahaan obat terlarang, melindungi penyelundup narkoba, memeras pajak dari petani mereka sendiri.

6. Bolivia

Peringkat ketiga di belakang Kolombia dan Peru dalam produksi kokain Bolivia, yang menurut laporan Bangsa Bangsa baru-baru ini, telah mengalokasikan 28.900 hektar lahan untuk produksi koka pada tahun 2007, angka yang lebih dari dua kali lipat. Ini kelonggaran terhadap pertumbuhan koka, bagaimanapun, adalah tidak mengherankan, mengingat bahwa presiden duduk, Evo Morales, petani koka tidak hanya dirinya sendiri selama masa mudanya, tapi juga kepala asosiasi petani koka Bolivia sebelum dia menjadi presiden. Selain sebagai produsen kokain atas, Bolivia adalah terus mengasumsikan peran sebuah titik transit utama untuk pengiriman kokain dari Peru ke Brazil.

7. Bahama
Untuk negara pulau kecil seperti Bahama, memiliki perdagangan ilegal obat-obatan sebenarnya sangat aneh, namun Amerika Serikat baru-baru ini merilis laporan telah mengungkapkan bahwa lebih dari selusin perdagangan obat-organisasi Narkotika yang beroperasi di wilayah Commonwealth ini. Negara kepulauan pernah diguncang oleh tuduhan yang serius bahwa keterlibatan dalam perdagangan obat mencapai tingkat tertinggi pemerintahan, tidak kurang dari akhir mantan Perdana Menteri Sir Lynden Pindling diduga menerima lebih dari $ 57 juta uang hasil penjualan obat terlarang di pertengahan 1980-an.

Gejala dan dampak pengguna ganja

daun ganja

Gejala Fisik

  1. Jantung berdebar
  2. Bola mata kemerahan, karena pembuluh darah kapiler pada bola mata melebar
  3. Nafsu makan bertambah, karena THC ganja merangsang pusat nafsu makan di otak
  4. Mulut kering, karena THC mengganggu system syaraf otonom yang mengendalikan kelenjar air liur

Gejala psikis

  1. Hilaritas (kegaduhan)
  2. Perasaan tertekan
  3. Halusinasi, yaitu adanya tanggapan pancaindera tanpa adanya ransangan, misalnya melihat orang lewat atau mendengar suara, tanpa ada orang lewat atau tanpa suara
  4. Euphoria/rasa gembira berlebihan dan tertawa terbahak-bahak
  5. Perubahan persepsi tentang ruang dan waktu (1 meter dipersepsi 10 meter, 10 menit dipersepsi 1 jam)
  6. Berkurangnya kemampuan koordinasi, pertimbangan dan daya ingat
  7. Meningkatnya kepekaan visual dan pendengaran
  8. Agresif
  9. Banyak bicara dan merasa pembicaraan itu hebat
  10. Merasa bahwa penampilan dirinya keren walaupun kenyataannya sebaliknya
  11. Gangguan persepsi tentang waktu dan ruang : 1 menit dirasa 5 menit, 1m serasa 50 meter

 

Pemakaian ganja secara terus menerus dalam dosis yang cukup tinggi akan menimbulkan dampak:

Dampak Fisik

  1. Bronchitis dan radang paru-paru dan iritasi serta pembebngkakan saluran nafas
  2. Perubahan dankerusakan sel-sel otak dan menurunnya daya kerja otak
  3. Memperburuk aliran darah koroner
  4. Menekan produksi leukocit
  5. Menurunkan kadar hormon pertumbuhan dan hormon kelamin baik laki-laki maupun perempuan
  6. Menimbulkan penyakit kanker (karsinogen ganjanlebih tingi dari pada tembakau)
  7. Menurunkan kelincahan bergerak

Dampak psikis

  1. Menurunnya semangat, timbulnya gejala amotivasional
  2. Menurunya kemampuan baca dan menghitung
  3. Menurunnya kemampuan bergaul/sosiabilitas
  4. Apatis/menurunnya perhatian terhadap lingkungan
  5. Memicu terjadinya gannguan jiwa/piskosis seperti gangguan jiwa skizofernia, yaitu gangguan menilai kenyataan dan pemahaman diri

Peran Lembaga Rehabilitasi

pemakai yang sedah di rehabilitasi

Prevalensi Narkoba 1,5 %
Prevalensi narkoba berdasarkan Penelitian Lembaga Litbang UI dan Badan Narkotika Nasional tahun 2009 didapatkan   angka 1,5 persen darim kelompok beresiko tinggi menyalahgunakan narkoba. Tingginya angka prevalensi tersebut antara lain disebabkan karena pelibatan masyarakat dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) belum optimal digalakkan, sehingga diperlukan uapaya upaya intensif dalam mengajak komponen masyarakat dalam programm tersebut.

Undang Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 mengamanatkan bahwa  peran serta masyarakat sebagi subjek dan objek dalam P4GN perlu terus ditingkatkan secara struktural dan fungsional antara lain dengan dilaksanakannya beberapa pertemuan tingkat nasional guna menyamakan visi, misi dan persepsi khususnya ber orientasi pada Program Pencegahan dan Rehabilitasi Penyalahguna narkoba.

Untuk itu BNN, melalu Deputi Rehabilitasi menyelenggarakan Rapat kerja Sinkronisasi dan Sosialisasi Program Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat   di Jakarta tanggal 23 – 25 maret 2011 yang diikuti oleh komponen masyarakat dalam rangka memberikan pemahaman kepada Lembaga Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)  terkait dalam  upaya menyelamatkan bangsa dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Cara Mengatasi Pemakai Narkoba

Kegiatan di Rehabilitasi Narkoba

Karena banyaknya dampak yang akan timbul akibat narkoba, bagi kita selaku warga bangsa Indonesia yang masih memiliki rasa cinta tanah air, sudah sepantasnya untuk mencegah dan mengatasi peredaran obat – obatan terlarang tersebut.

Hal pertama yang paling penting dalam pemberantasan narkoba dalam remaja ialah keterlibatan orang tua. Menurut pendapat sebagian besar orang – orang, orang tua yang anaknya terlibat di dalam narkoba sebaiknya tidak ‘lepas’ dari upaya penyembuhan anaknya, baik secara penyembuhan secara langsung, maupun secara moriil. Perhatian dan kesediaan orang tua dalam membantu remaja yang terjerat dalam belenggu narkoba merupakan dukungan yang amat berharga bagi si penderita.

Terkadang , selain mendapat beban fisik, para pengguna narkoba juga mengalami beban psikis. Beban psikis atau psikologis inilah yang biasanya sangat sulit untuk dihilangkan. Oleh sebab itulah, kita harus bahu – membahu dalam membantu penderita untuk lolos dari jeratan narkoba. Selain itu, kita juga harus bersama – sama dalam mencegah remaja meggunakan narkoba.

Selain dari orang tua dan masyarakat ramai, remaja juga membutuhkan layanan masyarakat untuk memandu mereka dari narkoba, narkotika, NAPZA, dan sejenisnya. Untuk itulah, dibentuk beberapa layanan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda Indonesia.

Pada akhirnya , apapun berada di tangan kita masing – masing. Hanya kitalah, yang dapat mengubah Indonesia menuju arah yang lebih baik. Hanya kita, yang dapat membersihkan ‘akar – akar’ narkoba dari bumi Indonesia. Sesulit apapun, semua itu tetap harus kita kerjakan, karena masa depan bangsa Indonesia berada di tangan kita sebagai generasi penerus bangsa.

Akibat dari Narkoba

akibat narkoba

Narkotika dan obat terlarang serta zat adiktif / psikotropika dapat menyebabkan efek dan dampak negatif bagi pemakainya. Danmpak yang negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan mental dan fisik.

Meskipun demikian terkadang beberapa jenis obat masih dipakai dalam dunia kedokteran, namun hanya diberikan bagi pasien-pasien tertentu, bukan untuk dikonsumsi secara umum dan bebas oleh masyarakat. Oleh karena itu obat dan narkotik yang disalahgunakan dapat menimbulkan berbagai akibat yang beraneka ragam.

A. Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan

1. Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun.
2. Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.
3. Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
4. Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.
5. Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.
6. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya.
7. Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin.

Biasanya setelah seorang pecandu sembuh dan sudah sadar dari mimpi-mimpinya maka ia baru akan menyesali semua perbuatannya yang bodoh dan banyak waktu serta kesempatan yang hilang tanpa disadarinya. Terlebih jika sadarnya ketika berada di penjara. Segala caci-maki dan kutukan akan dilontarkan kepada benda haram tersebut, namun semua telah terlambat dan berakhir tanpa bisa berbuat apa-apa.

B. Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia

1. Gangguan pada jantung
2. Gangguan pada hemoprosik
3. Gangguan pada traktur urinarius
4. Gangguan pada otak
5. Gangguan pada tulang
6. Gangguan pada pembuluh darah
7. Gangguan pada endorin
8. Gangguan pada kulit
9. Gangguan pada sistem syaraf
10. Gangguan pada paru-paru
11. Gangguan pada sistem pencernaan
12. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS, Hepatitis, Herpes, TBC, dll.
13. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia.

C. Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia

1. Menyebabkan depresi mental.
2. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan.

Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga, teman dan masyarakat atau kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya, akan tetapi semua itu tidak benar.

Jenis-Jenis Narkoba

gambar narkoba

Jenis-Jenis Narkoba antara lain:

OPIAT atau Opium (candu)

Merupakan golongan Narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap (inhalasi).

  • Menimbulkan rasa kesibukan (rushing sensation)
  • Menimbulkan semangat
  • Merasa waktu berjalan lambat.
  • Pusing, kehilangan keseimbangan/mabuk.
  • Merasa rangsang birahi meningkat (hambatan seksual hilang).
  • Timbul masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.

MORFIN

Merupakan zat aktif (narkotika) yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara kimia. Umumnya candu mengandung 10% morfin. Cara pemakaiannya disuntik di bawah kulit, ke dalam otot atau pembuluh darah (intravena)

  • Menimbulkan euforia.
  • Mual, muntah, sulit buang hajat besar (konstipasi).
  • Kebingungan (konfusi).
  • Berkeringat.
  • Dapat menyebabkan pingsan, jantung berdebar-debar.
  • Gelisah dan perubahan suasana hati.
  • Mulut kering dan warna muka berubah.

HEROIN atau Putaw

Merupakan golongan narkotika semisintetis yang dihasilkan atas pengolahan morfin secara kimiawi melalui 4 tahapan sehingga diperoleh heroin paling murni berkadar 80% hingga 99%. Heroin murni berbentuk bubuk putih sedangkan heroin tidak murni berwarna putih keabuan (street heroin). Zat ini sangat mudah menembus otak sehingga bereaksi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri. Umumnya digunakan dengan cara disuntik atau dihisap.

Timbul rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik) diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan atau ketenangan hati (euforia). Ingin selalu menyendiri untuk menikmatinya.

  • Denyut nadi melambat.
  • Tekanan darah menurun.
  • Otot-otot menjadi lemas/relaks.
  • Diafragma mata (pupil) mengecil (pin point).
  • Mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri.
  • Membentuk dunia sendiri (dissosial) : tidak bersahabat.
  • Penyimpangan perilaku : berbohong, menipu, mencuri, kriminal.
  • Ketergantungan dapat terjadi dalam beberapa hari.
  • Efek samping timbul kesulitan dorongan seksual, kesulitan membuang hajat besar, jantung berdebar-debar, kemerahan dan gatal di sekitar hidung, timbul gangguan kebiasaan tidur.

Jika sudah toleransi, semakin mudah depresi dan marah sedangkan efek euforia semakin ringan atau singkat

GANJA atau kanabis

Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.

  • Denyut jantung atau nadi lebih cepat.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
  • Sulit mengingat sesuatu kejadian.
  • Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
  • Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan.
  • Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih/capek.
  • Gangguan kebiasaan tidur.
  • Sensitif dan gelisah.
  • Berkeringat.
  • Berfantasi.
  • Selera makan bertambah.

LSD atau lysergic acid atau acid, trips, tabs

Termasuk sebagai golongan halusinogen (membuat khayalan) yang biasa diperoleh dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar ¼ perangko dalam banyak warna dan gambar. Ada juga yang berbentuk pil atau kapsul. Cara menggunakannya dengan meletakkan LSD pada permukaan lidah dan bereaksi setelah 30-60 menit kemudian dan berakhir setelah 8-12 jam.

  • Timbul rasa yang disebut Tripping yaitu seperti halusinasi tempat, warna dan waktu.
  • Biasanya halusinasi ini digabung menjadi satu hingga timbul obsesi terhadap yang dirasakan dan ingin hanyut di dalamnya.
  • Menjadi sangat indah atau bahkan menyeramkan dan lama kelamaan membuat perasaan khawatir yang berlebihan (paranoid).
  • Denyut jantung dan tekanan darah meningkat.
  • Diafragma mata melebar dan demam.
  • Disorientasi.
  • Depresi.
  • Pusing
  • Panik dan rasa takut berlebihan.
  • Flashback (mengingat masa lalu) selama beberapa minggu atau bulan kemudian.
  • Gangguan persepsi seperti merasa kurus atau kehilangan berat badan.

KOKAIN

Mempunyai 2 bentuk yakni bentuk asam (kokain hidroklorida) dan bentuk basa (free base). Kokain asam berupa kristal putih, rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan rasanya pahit. Nama jalanan kadang disebut koka, coke, happy dust, snow, charlie, srepet, salju, putih. Disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam.

  • Menimbulkan keriangan, kegembiraan yang berlebihan (ecstasy).
  • Hasutan (agitasi), kegelisahan, kewaspadaan dan dorongan seks.
  • Penggunaan jangka panjang mengurangi berat badan.
  • Timbul masalah kulit.
  • Kejang-kejang, kesulitan bernafas.
  • Sering mengeluarkan dahak atau lendir.
  • Merokok kokain merusak paru (emfisema).
  • Memperlambat pencernaan dan menutupi selera makan.
  • Paranoid.
  • Merasa seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs).
  • Gangguan penglihatan (snow light).
  • Kebingungan (konfusi).
  • Bicara seperti menelan (slurred speech).

AMFETAMIN

Nama generik/turunan amfetamin adalah D-pseudo epinefrin yang pertama kali disintesis pada tahun 1887 dan dipasarkan tahun 1932 sebagai pengurang sumbatan hidung (dekongestan). Berupa bubuk warna putih dan keabu-abuan. Ada 2 jenis amfetamin yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ectacy. Nama lain fantacy pils, inex. Metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice. Cara penggunaan dalam bentuk pil diminum. Dalam bentuk kristal dibakar dengan menggunakan kertas alumunium foil dan asapnya dihisap melalui hidung, atau dibakar dengan memakai botol kaca yang dirancang khusus (bong). Dalam bentuk kristal yang dilarutkan dapat juga melalui suntikan ke dalam pembuluh darah (intravena).

  • Jantung terasa sangat berdebar-debar (heart thumps).
  • Suhu badan naik/demam.
  • Tidak bisa tidur.
  • Merasa sangat bergembira (euforia).
  • Menimbulkan hasutan (agitasi).
  • Banyak bicara (talkativeness).
  • Menjadi lebih berani/agresif.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mulut kering dan merasa haus.
  • Berkeringat.
  • Tekanan darah meningkat.
  • Mual dan merasa sakit.
  • Sakit kepala, pusing, tremor/gemetar.
  • Timbul rasa letih, takut dan depresi dalam beberapa hari.
  • Gigi rapuh, gusi menyusut karena kekurangan kalsium.

SEDATIF-HIPNOTIK (Benzodiazepin/BDZ)

Sedatif (obat penenang) dan hipnotikum (obat tidur). Nama jalanan BDZ antara lain BK, Lexo, MG, Rohip, Dum. Cara pemakaian BDZ dapat diminum, disuntik intravena, dan melalui dubur. Ada yang minum BDZ mencapai lebih dari 30 tablet sekaligus. Dosis mematikan/letal tidak diketahui dengan pasti. Bila BDZ dicampur dengan zat lain seperti alkohol, putauw bisa berakibat fatal karena menekan sistem pusat pernafasan. Umumnya dokter memberi obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik serta pengaruh tidur sebagai efek utamanya, misalnya aprazolam/Xanax/Alviz.

  • Akan mengurangi pengendalian diri dan pengambilan keputusan.
  • Menjadi sangat acuh atau tidak peduli dan bila disuntik akan menambah risiko terinfeksi HIV/AIDS dan hepatitis B & C akibat pemakaian jarum bersama.

Obat tidur/hipnotikum terutama golongan barbiturat dapat disalahgunakan misalnya seconal.

  • Terjadi gangguan konsentrasi dan keterampilan yang berkepanjangan.
  • Menghilangkan kekhawatiran dan ketegangan (tension).
  • Perilaku aneh atau menunjukkan tanda kebingungan proses berpikir.
  • Nampak bahagia dan santai.
  • Bicara seperti sambil menelan (slurred speech).
  • Jalan sempoyongan.
  • Tidak bisa memberi pendapat dengan baik.

ALKOHOL

Merupakan suatu zat yang paling sering disalahgunakan manusia. Alkohol diperoleh atas peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian. Dari peragian tersebut dapat diperoleh alkohol sampai 15% tetapi dengan proses penyulingan (destilasi) dapat dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi bahkan mencapai 100%. Kadar alkohol dalam darah maksimum dicapai 30-90 menit. Setelah diserap, alkohol/etanol disebarluaskan ke suluruh jaringan dan cairan tubuh. Dengan peningkatan kadar alkohol dalam darah orang akan menjadi euforia, namun dengan penurunannya orang tersebut menjadi depresi.

Dikenal 3 golongan minuman berakohol yaitu golongan A; kadar etanol 1%-5% (bir), golongan B; kadar etanol 5%-20% (minuman anggur/wine) dan golongan C; kadar etanol 20%-45% (Whiskey, Vodca, TKW, Manson House, Johny Walker, Kamput).

Pada umumnya alkohol :

  • Akan menghilangkan perasaan yang menghambat atau merintangi.
  • Merasa lebih tegar berhubungan secara sosial (tidak menemui masalah).
  • Merasa senang dan banyak tertawa.
  • Menimbulkan kebingungan.
  • Tidak mampu berjalan.

INHALANSIA atau SOLVEN

Adalah uap bahan yang mudah menguap yang dihirup. Contohnya aerosol, aica aibon, isi korek api gas, cairan untuk dry cleaning, tinner, uap bensin.Umumnya digunakan oleh anak di bawah umur atau golongan kurang mampu/anak jalanan. Penggunaan menahun toluen yang terdapat pada lem dapat menimbulkan kerusakan fungsi kecerdasan otak.

  • Pada mulanya merasa sedikit terangsang.
  • Dapat menghilangkan pengendalian diri atau fungsi hambatan.
  • Bernafas menjadi lambat dan sulit.
  • Tidak mampu membuat keputusan.
  • Terlihat mabuk dan jalan sempoyongan.
  • Mual, batuk dan bersin-bersin.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Halusinasi.
  • Perilaku menjadi agresif/berani atau bahkan kekerasan.
  • Bisa terjadi henti jantung (cardiac arrest).
  • Pemakaian yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan syaraf otak menetap, keletihan otot, gangguan irama jantung, radang selaput mata, kerusakan hati dan ginjal dan gangguan pada darah dan sumsum tulang. Terjadi kemerahan yang menetap di sekitar hidung dan tenggorokan.
  • Dapat terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian di antaranya karena jatuh, kebakar, tenggelam yang umumnya akibat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian. bat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian.



Previous Older Entries